Pompa Air Yang Tepat Untuk Aquarium

Siapapun Anda, apakah seorang pecinta akuarium yang masih pemula maupun yang sudah berpengalaman sekalipun, pastinya Anda mengutamakan lingkungan akuatik bersih dan sehat untuk tanaman dan binatang akuarium kesayangan Anda. Untuk itu, keputusan yang paling penting dan krusial adalah Anda harus memilih pompa air yang tepat.

Ada beberapa faktor harus Anda pertimbangkan sewaktu anda memilih tipe dan ukuran sebuah pompa air, antara lain sebagai berikut.

•Jenis Penyaringan; sistem penyaringan seperti apa sih yang paling baik untuk akuarium yang Anda rencanakan? Jenis penyaringan yang Anda pilih menentukan jenis pompa air yang Anda perlukan.

•Tingkat Aliran Air; apakah penghuni akuarium kesayangan Anda membutuhkan tingkat aliran airnya yang kencang (biasanya ikan laut), atau yang lebih lambat. Cek terlebih dahulu keperluan aliran air yang Anda perlukan untuk akuarium Anda.

•Pipa Pembuangan dan Tinggi Kepala; jenis pembuangan apa yang Anda inginkan? Apakah banyak siku dan tikungan yang tajam, dsb. Bakal di bagian mana sistem penyaringannya dialokasikan? Apakah langsung di bawah akuarium Anda? Di bawah tanah atau ruangan terpisah lain? Pastikan untuk memikirkan total jarak yang diperlukan pompa air untuk memindahkan air akuarium Anda.

•Peralatan Tambahan; Apakah akuarium Anda memerlukan tambahan alat penyaringan atau mungkin tambahan alat pengatur suhu, seperti misalnya UV Sterilizer, Protein Skimmer, Penyejuk, dsb.

 

Selain berfungsi untuk memperkuat sistem penyaringan dan penggerak air di akuarium Anda, pompa air juga bisa digunakan sebagai penggerak alat-alat lainnya seperti protein skimmer, untuk penguras atau pengisi tangki air Anda, ataupun untuk mencampur air asin di tangki penahan untuk pergantian air akuarium Anda.

Jika pompa air yang Anda cari digunakan untuk sistem penyaringan, maka ada dua jenis pompa air yang berbeda yang bisa Anda gunakan, yakni Pompa Air Submersible dan Pompa Air In-Line.

Pompa Air Submersible

Pompa Air Submersible bekerja sepenuhnya di dalam air, dan biasanya di bagian muara sistem penyaringan basah/kering. Pompa jenis ini menarik air dari penyaringan, dan mendorong nya balik ke akuarium, atau bisa juga melalui alat lainnya, seperti alat penyejuk atau UV sterilization. Ada beberapa manfaat jika menggunakan Pompa Air jenis submersible ini; yakni mudah dipasang karena Anda tidak perlu melakukan bor atau pemasangan sekat di sistem penyaringan Anda, dan pompa jenis ini bekerja lebih tenang (tidak bising) karena bergerak di dalam air.

Namun ada juga kekurangannya, yaitu pendingin pompa ini menggunakan air sebagai media pendinginnya, yang mana jika ada panas yang tidak diinginkan bisa saja langsung masuk ke akuarium Anda. Selain itu, karena letaknya yang dialokasikan di bagian muara penyaringan, yang menjadikan terbatasnya muara penyaringan Anda. Jadi, ukuran pompa air lah yang harus jadi pertimbangan penting Anda.

Pompa Air In-Line

Pompa air jenis ini dipasang di luar air, dan terhubung dengan selang inlet dan outlet yang digunakan sebagai penyaring air akuarium Anda. Manfaat utama dari jenis pompa air ini adalah pendingin nya menggunakan udara sebagai media pendingin, dimana artinya akan sedikit panas yang dimasukkan ke dalam air. Dan pompa air jenis ini merupakan pompa yang kuat, karena mampu memindahkan lebih banyak air per jam nya. Pompa jenis ini juga bisa dipasang pada satu dari dua konfigurasi: konfigurasi tekanan atau konfigurasi aliran-bebas